News

AUDUSD di sesi Asia tampak jatuh rendah seiring data sentimen konsumen yang turun di level minus 1.7% dari sebelumnya di level 3.6%.

Dirilis oleh JMTBA, prelim machine tool orders Jepang di bulan Oktober mengalami kenaikan ke level 49.9% dari bulan sebelumnya berada di level 45.0%

Bank Sentral Australia sangat menyadari jikalau suku bunga dinaikkan, pengeluaran dari sektor rumah tangga juga akan berdampak. Hal tersebut menjawab pernyataan setelah pidato Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Guy Debelle di acara bisnis investasi hari ini.

Indeks prelim UoM consumer sentiment AS bulan November diproyeksikan akan mengalami kenaikan ke level 100.8 dari bulan sebelumnya di level 100.7.

Indikator ini mengalami kenaikan 10.000 ke level 239.000 dari proyeksi analis di level 232.000. Naik dari rilisan minggu sebelumnya di level 229.000

Dirilis oleh kantor statistik nasional (ONS) Inggris, data manufaktur produksi UK di bulan September mengalami kenaikan ke level 0.7% dari bulan lalu di level 0.4%, naik dari proyeksi analis di level 0.3%. Mata uang GBPUSD langsung terkerek menguat

Swiss National Bank tetap berkomitmen untuk menjaga kebijakan moneter ultra longgar dan melihat currency Swiss franc sangat mempunyai nilai tinggi, ujar chairman Thomas Jordan. Selain itu ditambahkan olehnya bahwa suku bunga negatif bank sentral saat ini di -0.75 persen, menjadi penting guna mengelola inflasi, dan bank sentral juga masih memiliki ruang untuk manuver dalam kebijakan moneter.

Pernyataan kebijakan moneter triwulanan The Reserve Bank of Australia (RBA) menyajikan pandangan berharga mengenai perspektif RBA terkait situasi ekonomi dan inflasi.

Perdagangan negara Panda mengalami penurunan ke level 254B dari proyeksi analis di level 275B. Sedangkan perhitungan ekspor tampak naik 6.9 persen di bulan Oktober, sedikit di bawah perkiraan ekonom yang mengharapkan kenaikan 7.1 persen

Reserve Bank of Australia masih mempertahankan suku bunga acuan dilevel 1.50% seperti yang diproyeksikan, seiring dari pelaku pasar yang masih melihat pasar perumahan dan membuat dolar Australia menguat tinggi